"Neram buitni Umpu Belunguh najin khang mawat pulippuh persatuan tutop mekukuh makdapok tigaginjuh. Unyin guai setulungan niLiak hulun mufakat dang ngehalai ketukhunan nyin ne ram tutop terhormat. Sai kuat nulung Sai lemoh, haguk khuppok dang mak iwoh, sai tuha tihormati sai ngukha tisayangi. Timisalko ijuk lamban, wat tihang, wat hatokna, mana tian setukkok'an, mekukuh khik betiknana."

LEHOT NI : Ina Dalom Yusnani Pn Jaya Dilampung
Tampilkan postingan dengan label Marga - Marga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Marga - Marga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Januari 2014

Pangeran Singajuru Jepara Ranau : Kerabat Paksi Buay Belunguh

Dari Keturunan Pangeran Singajuru sebagai pemimpin pertama yang memerintah daerah Ranau, yang juga menonjol adalah alm. H. Muhammad Muslimin, gelar Suntan Singa Juru I yang pernah menjabat sebagai Kapoltabes Palembang dan Bupati OKU, Sumsel, periode 1968 - 1978 dengan pangkat Letnan Kolonel Polisi di era Orde Baru. Nenek (dari ibu) H.M. Moeslimin berasal dari Kepaksian Pernong, anak dari Sultan Sempuna Jaya / Pangeran H. Habiboerrahman.

Ibunda H.M. Muslimin adalah Siti Nuraini berasal dari Kenali ( Kepaksian Belunguh ) yang merupakan anak pertama Pangeran Jaya Dilampung, sedangkan anak keduanya bernama Lela Amrin menjadi Ratu di Kepaksian Pernong yang merupakan nenek dari Pangeran Edward Syah Pernong ( Sultan Kepaksian Pernong saat ini ).

Selasa, 17 Desember 2013

Besluit Raad Marga Buay Belunguh 1938



Besluit Raad Marga Buay Blunguh
Bersidang di Kenali
12 Desember 1938. N0.8/1938.

Dihadiri oleh :

  1. Ahmad Safe'I.Pasirah Marga Buay Blunguh.......Voorzitter.
  2. Madat,  Depatimangku marga Buay Blunguh.....Lid.
  3. Mad Dian,Peroatin Dusun Sukadana....."
  4. Zainul,Proatin Dusun Banjarnegeri......"

Senin, 15 Juli 2013

Keadaan Marga Dalam Masa Penjajahan

Serba serbi Skala Brak Asal usul SukuLampung

Oleh:  Ahmad Syafe'i Glr Sultan Ratu Pikulun

 Daerah Krui selama 131 tahun dipisahkan dari Lampung. Meneliti tulisan-tulisan kita yang telah sudah, bahwa menurut tercatat Sultan Banten (Pangeran Gusti) dengan kompeni Belanda, yang mana sejak tahun 1751 daerah Lampung diserahkan kepada Kompeni Belanda dianggap diatas kertas saja karena pemerintahan masih dilakukan oleh Sultan Banten. Pada tahun 1808 seluruh Kasultanan Banten sudah berada dibawah kekuasaan kompeni. Dan lampung digabungkan kepada 0mmelanden van Batavia, berarti bahwa di Lampung belum merasa adanya penjajahan Belanda. Baharu pada tahun 1813 sewaktu Indonesia dikuasai oleh Kompeni Inggris dibawah Pemerintahan Raffles dan Ratu Alaudia (Sultan Banten) dipaksa turun dari takhta kasultanan , Pemerintahan Langsung dijalankan oleh kompeni Inggris di Lampung.

Minggu, 09 Juni 2013

KEADAAN ADAT DI NEGERI SEMANGKA

"Surat ini adalah surat yang ditulis oleh Pangeran Ahmad Syafe'i gelar Sultan Ratu Pikoeloen pada tahun 1959 untuk menjelaskan perihal keadaan di negeri semangka pada saat terjadinya perpindahan rakyat ke Semangka. Surat ini juga menunjukkan akan upaya dari Pangeran Ahmad Syafe'i dalam membenahi kacaunya adat yang sedang terjadi pada masa itu. "

KEADAAN ADAT DI NEGERI SEMANGKA (EX MARGA NGARIP) YANG BERASAL DARI MARGA BUAY BELUNGUH (KENALI)

  Sebagian besar orang-orang yang berasal dari Suwoh pindah ke Semangka ini terjadinya jauh sebelum gempa bumi besar ditahun 1933 dan sebagian lagi terpaksa pindah pula meninggalkan Suwoh sewaktu gempa bumi tersebut (peletusan bukit bata).

Rabu, 05 Juni 2013

Marga Marga Di Wilayah Sekala Brak

Ditulis Oleh : Puniakan Dalom Beliau Ahmad Syafe'i
gelar Sultan Ratu Pikulun
DePesirah Marga Buay Belunguh

Sedikit singkatan yang ingin memperdalam pengetahuan tentang daerah Lampung maka hendaknya menjadi patokan kita bahwa sejak bermula sampai dipertukarkan Bengkulu dengan Malaka berada dibawah kekuasaan kompeni Inggeris. Berlain halnya dengan daerah Lampung lainnya yg keadaannya silih berganti dibawah kekuasaan Kompeni Belanda dn Inggeris, maka tahun tahun kejadian didaerah lampung janganlah dipautkan dengan daerah krui, karena bisa membingungkan. Demikian pula kiranya diantara pembaca ingin menyocokkan tahun tahun kejadian sejarah setempat maka dibawah ini akan penulis uraikan ketatanegaraan pembagian daerah dibawah Kompeni Inggeris yang penulis kutip dari catatan Prof.mr.C.van Volenhoven ahli sejarah Bangsa Belanda dengan judul "De Contrale reehtagemeenechappen overzee."